Info Lowongan Kerja Terbaru di Indonesia

5 Tips Interview Kerja Pertama Kali Agar Lancar

0

Bagi Anda pelamar kerja yang baru kali pertama melakukan wawancara kerja, seringkali merasa kebingungan. Hal ini wajar adanya. Interview kerja menjadi momen yang menegangkan bagi sebagian orang, terlebih itu kali pertama dia melakukannya. Simak tips interview kerja pertama kali dalam artikel ini agar berjalan lancar.

Interview / wawancara kerja biasanya merupakan langkah pertama dalam proses perekrutan. Wawancara kerja pertama juga dikenal sebagai pra-wawancara, wawancara screening, atau wawancara kerja tahap pertama. Bagi pelamar kerja yang belum pernah mengalami ini, sebaiknya mengetahui tips interview kerja pertama kali agar membantu prosesnya berjalan lancar.

5 Tips Interview Kerja Pertama Kali Agar Berjalan Lancar

1. Persiapkan dengan Serius

Sebagian orang seringkali tidak terlalu khawatir dengan wawancara pertama, terutama jika ini pra-wawancara. Mereka berpikir bahwa proses interview tersebut akan sangat mudah dan cepat. Orang juga meyakini jika wawancara kali pertama hanya coba-coba saja.

Namun, penting bagi Anda jika benar-benar menyiapkan wawancara kali pertama dengan baik. Persiapkan diri Anda di setiap wawancara dan selalu bersikap profesional. (Baca Juga: Momen Penting Bagi Karir, Jangan Abaikan Tips Wawancara Kerja ini!)

2. Meneliti / Meriset Perusahaan

Tips interview kerja pertama kali berikutnya adalah melakukan riset tentang perusahaan tempat Anda akan melakukan wawancara kerja. Tinjau daftar pekerjaan, sejarah dan profil perusahaan untuk membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara.

Dengan melakukan hal tersebut, Anda tidak akan kaget jika muncul pertanyaan terkait bagaimana Anda cocok dengan pekerjaan dan perusahaan tersebut. Tim pewawancara akan melihat keseriusan dan menunjukkan Anda siap. (Baca Juga: Panduan Lengkap Jawaban Interview Motivasi Kerja)

3. Melatih Jawaban Anda

Seiiring Anda mempelajari / meriset tentang perusahaan yang hendak dilamar, berlatihlah menjawab pertanyaan wawancara secara umum. Anda bisa melakukan latihan wawancara dengan teman / saudara.

Dengan melatih Anda melakukan wawancara, minimal mengurangi ketegangan saat proses wawancara sebenarnya. Baik itu wawancara tatap muka, telepon, via webcam, tentunya Anda ingin selalu tampil profesional dan terbaik.

Info Lainnya...
1 dari 25

4. Tunjukkan Antusiasme Anda

Saat proses wawancara sudah dimulai, perlu ditekankan agar Anda menunjukkan antusiasme terhadap pekerjaan yang hendak dilamar dan perusahaan tersebut.

tips interview kerja pertama kali
Anda harus antusias dalam proses interview kerja.

Pada titik ini, perusahaan kemungkinan besar sedang mencari sejumlah kandidat. Anda perlu melakukan apa yang bisa dilakukan secara maksimal agar Anda terlihat lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya. Menunjukkan gairah dan minat pada pekerjaan merupakan cara terbaik untuk dapat diperhatikan oleh perusahaan.

5. Melakukan Follow-Up

Tips interview kerja pertama kali yang terakhir adalah melakukan follow-up setelah proses wawancara selesai. Bahkan untuk wawancara pertama, Anda harus mengirimkan ucapan terima kasih kepada pewawancara karena telah meluangkan waktu untuk bertemu dan berbicara dengan Anda.

Anda bisa melakukannya melalui surat atau chat, WA, dll. Sebutkan sesuatu yang spesifik tentang wawancara Anda agar tim pewawancara mengingat Anda.

Jenis Wawancara Pertama

Bagi seorang pewawancara screening (seringkali karyawan perusahaan atau perekrut pihak ketiga) akan mewawancarai banyak pelamar kerja. Mereka akan memutuskan mana kandidat yang paling sesuai.

Tim pewawancara tersebut nantinya akan memberikan daftar kandidat yang sudah terfilter kepada perusahaan pemberi kerja. Nantinya, ada proses wawancara tahap berikutnya dengan kandidat yang lebih sedikit.

Tidak seperti wawancara skrining, beberapa perusahaan tertentu mungkin hanya mengadakan satu putaran wawancara saat mencari kandidat. Pemberi kerja (atau karyawan HRD internal perusahaan) mungkin melakukan semua tahapan wawancara ini daripada menggunakan jasa pihak ketiga. Dalam kasus ini, wawancara pertama mungkin lebih lama dan intensif.

Wawancara pertama dilakukan di banyak tempat berbeda, dan dalam berbagai bentuk. Beberapa mungkin wawancara telepon, di mana perekrut atau manajer perekrutan akan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada calon pekerjaan melalui telepon.

Pemberi kerja juga dapat melakukan wawancara pertama melalui video atau Zoom. Karena proses wawancara tatap muka bisa jadi melibatkan banyak orang, wawancara via video / Zoom akan jauh lebih efisien.

Wawancara pertama lainnya dilakukan secara langsung / tatap muka. Wawancara ini biasanya dilakukan di tempat kerja atau kantor, tetapi juga dapat dilakukan di kantor layanan ketenagakerjaan independen, kantor karier perguruan tinggi, atau bursa kerja.

Beberapa wawancara pertama juga menyertakan tes berbasis keterampilan untuk memastikan bahwa Anda memiliki keterampilan yang diperlukan untuk pekerjaan itu. Ini disebut penilaian bakat atau tes pra-kerja. Anda mungkin diminta untuk menyelesaikan salah satu tes ini secara online atau secara langsung.

Sumber www.thebalancecareers.com

Tinggalkan Balasan

Data Email Anda Aman dan Tidak Akan Pernah Disalahgunakan.